9 Feb 2011

Teknik Menyusun Evaluasi Kegiatan Penyuluhan Secara Sederhana


Keberhasilan dalam pelaksanaan penyuluhan tidak terlepas dari apa yang namanya evaluasi. Oleh karena itu setiap penyuluhan wajib melakukan kegiatan evaluasi manakala setiap kegiatan penyluhan selesai dilaksanakan. Berikut ini adalah out line cara menyusun kegiatan evaluasi kegiatan penyuluhan sederhana yang dapat diaplikasikan secara langsung oleh penyuluh.
Kerangka Penulisan Dalam Menyusun Evaluasi Kegiatan Penyuluhan
1.       Pendahuluhan
a.       Latar belakang
Menjelaskan mengapa evaluasi penting untuk dilaksanakan. Terutama sekali dalam kaitannya dengan jenis dan substansi kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan.  Misalnya…..Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sejauhamana pelaksanaan penyuluhan tersebut dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. Yaitu sejauhamana proses penyuluhan dapat merubah pola pikir (Pengetahuan), pola sikap (Sikap)  dan pola tindak (Keterampilan) petani dalam menggunakan seluruh kemampuan dan potensi yang dimilikinya sehingga mampu menghidupi keluarganya secara mandiri……..
b.      Kegunaan Evaluasi
Menjelaskan  sejauhmana evaluasi ini berperan dalam peningkatan mutu dan kualitas kegiatan penyuluhan. Misalnya ….. Peran dan kegunaan perangkat evaluasi dalam kegiatan penyuluhan adalah sangat penting. Evaluasi dilaksanakan guna mengetahui sejauhamana peserta belajar mampu mennguasai dan mencapai tujuan penyuluhan yang telah diberikan. Tanpa evaluasi, penyuluh tidak akan pernah mengetahui apakah petani itu ,paham, mengerti, atau bisa, terhadap suatu materi yang telah disuluhkan. Oleh karena itu sebagai bagian dari proses pendidikan, penyuluhan memerlukan metode dan alat evaluasi yang baik dalam melakukan identifikasi keberhasilan pelaksanaan penyulunan itu sendiri…………………
c.       Tujuan Evaluasi  
Menjelaksan spesifikasi ranah kegiatan evaluasi yang akan kita laksanakan. Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui tingkat ketercapaian atau keberhasilan suatu proses kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh seorang penyuluh.  Evaluasi ditekankan kepada sejauhmana tujuan pembelajaran yang ditentukan pada saat pelaksanaan penyuluhan.  Sehingga evaluasi tidak akan mengukur komponen lain, selain tujuan pemberlajaran yang ditentukan sebelumnya. Tujuan pembelajaran dalam penyuluhan terbagi kepada tiga domain :
a.        Domain Pengetahuan (konwledge)
b.      Domain Sikap  (Attitude)
c.       Domain Keterampilan  (Phsycomotor)
Masing-masing domain tujuan tersebut selanjutnya di evaluasi, apakah peserta /petani telah mampu mencapai tujuan pembelajaran/penyuluhan yang telah ditentukan  sebelumnya. Atau sebaliknya petani tidak mencapai apa – apa selama selama kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan.   Misalnya ….Berkaitan dengan laporan evaluasi ini, maka tujuan evaluasi diarahkan kepada proses identfikasi keberhasilan proses penyuluhan pada domain knowledge (pengetahuan) . secara spesifik Tujuan Instruksional Khususnya adalah ; petani mampu menyebutkan kesebelas  komponen PTT padi sawah dengan benar….
2.       Pelaksanaan evaluasi
a.       Rancangan Evaluasi
Menjelaskan teknik analisa data yang akan digunakan. Salah satu rancangan atau model evaluasi yang digunakan adalah dengan menggunakan model evaluasi  test  tulis. Instrumen test yang digunakan adalah soal pilihan ganda dengan 3 opsi pilihan (a, b dan c ), dengan jumlah butir soal sebanyak …. butir. Teknik penilaian (skoring) terhadap soal dilaksanakan dengan konversi  menggunakan metode skala nilai (rating scale) dengan rentang nilai 3,2,1.  Dimana telah ditentukan kunci jawaban sebelumnya, sehingga skoring dilakukan dengan cara membuat urutan :
                       Untuk opsi jawaban        a             skor = 3
                       Untuk opsi jawaban        b             skor = 2
                       Untuk opsi jawaban        c              skor = 1
Untuk menentukan batas kriteria selanjutnya dilakukan teknik perhitungan sebagai berikut :
N     =   Skor Perolehan Total  x 100 %
                Skor maksimal   Total

Keterangan :
N     = nilai persentase kemampuan menjawab soal

Dimana N (nilai persentase kemampuan menjawab soal) di definisikan sebagai kemampuan kompetensi pengetahuan petani yang diukur.
b.      Pelaksanaan Evaluasi
Tahap pelaksanaan evaluasi terbagi kedalam tiga fase :
·      Evaluasi awal (pre evaluation)
Evaluasi awal dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kemampuan awal yang dimiliki petani sebelum proses penyuluhan diberikan. Artinya bahwa sebelum pelaksanaan penyuluhan, penyuluh diharapkan mempunyai data awal tentang keadaan petani berkaitan dengan penguasaan informasi yang mereka miliki. Evaluasi awal ini dilaksanakan dengan menggunakan metode evaluasi test tulis dengan menggunakan instrumen test berupa pertanyaan tertulis dengan tipe soal tertutup (pilihan ganda) dan opsi jawaban sebanyak 3 buah (a,b,c).
·      Evaluasi antara (medium evaluation)
Evaluasi antara dilaksanakan pada saat penyuluhan berlangsung.  Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan dengan menggunakan metode :
1.       Pengamatan langsung
2.       Pertanyaan langsung (penguatan/penegasan materi)
3.       Tanya jawab dengan petani
Tujuan evaluasi ini dimaksudkan agar kondisi proses penyuluhan dapat terkontrol dengan baik dan lancar. Agar tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik dan sesuai dengan sasaran.
·      Evaluasi akhir (post evaluation)
Setelah kegiatan penyuluhan selesai,selanjutnya dilaksanakan kegiatan evaluasi akhir dengan cara dan metode yang sama dengan evaluasi awal. Yaitu berupa pemberian instrumen test berupa pertanyaan tertulis dengan tipe soal tertutup (pilihan ganda) dan opsi jawaban sebanyak 3 buah (a,b,c).
c.       Interpretasi data
Menjelaskan deskripsi hasil analisis data yang telah dilaksanakan misalnya …..Berdasarkan hasil pelaksanaan evaluasi yang dilakukan, maka setelah diadakan penyuluhan maka pengetahuan petani terhadap materi penyuluhan tentang 11 Komponen PTT Padi Sawah mengalami peningkatan.  Berdasarkan nilai kemampuan menjawab soal pada test awal 58,22%, maka pada test akhir meningkat menjadi  82,67%.   Artinya dengan adanya pelaksanaan penyuluhan pengetahuan petani tentang 11 komponen PTT padi sawah terjadi peningkatan sebesar 31,78%. Dengan kata lain pelaksanaan penyuluhan yang diselenggarakan hanya mampu meningkatkan kemampuan pengetahuan petani sebesar  31,78%......
d.      Kriteria Keberhasilan  
Dari nilai N (nilai persentase kemampuan menjawab soal) ini kemudian ditentukan kriteria keberhasilan pelaksanaan penyuluhan dengan tiga krietria yaitu :

Kriteria Keberhasilan
Peningkatan Pengetahuan yang terjadi 
Baik
> 60%
Cukup baik
31%  – 60 %
Kurang
0%  – 30 %

Misalnya ………….Berdasarkan hasil analisa dari dua pelaksanaan evaluasi yang dilaksanakan yakni test awal dan test akhir. Peningkatan kemampuan pengetahuan yang terjadi sebagai akibat dari pelaksanaan penyuluhan ini adalah sebesar 31,78% (dari 58,22% pada test awal menjadi 90% pada test akhir ) . Artinya berada pada interval kriteria Cukup Baik…………..
e.      Memberikan kesimpulan
Berikan sedikit komentar mengenai hasil evaluasi yang telah dilaksanakan.misalnya ….Berdasarkan hasil pengamatan dan analisa dari pengukuran yang dilaksanakan di atas. Maka hasil kesimpulan yang dicapai dalam pelaksanaan penyuluhan dengan materi Pengenalan 11 komponen PTT Padi Sawah yang dilaksanakan menunjukkan hasil pencapai yang cukup baik. Artinya hasil dari penyuluhan yang diberikan mampu mencapai tujuan pembelajaran meskipun hasil kriterianya cukup berhasil. Secara umum dapat dikatakan pelaksanaan penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik dan hasilnya cukup berhasil……….
3.       Rencana Tindak Lanjut
Dari hasil pelaksanaan penyuluhan tersebut, selanjutnya RTL yang dapat dirumsukan misalnya adalah sebagai berikut :
-            Petani merencanakan pada musim tanam yang akan datang akan mengusulkan kepada PPL setempat untuk mencoba membuat petak percontohan PTT padi sawah dengan menggunakan komponen PTT yang sesuai dengan lokasi setempat.
-            Selain dengan usulan kegiatan tersebut diatas, petani berkeinginan untuk mencoba mengaplikasikan beberapa komponen yang dianggap dapat dilaksanakan meskipun belum sepenuhnya 11 komponen dilaksanakan.
-            PPL wilayah binaan yang membawahi kelompok tani sasaran akan melakukan intensifikasi pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan yang berkaitan dengan pelaksanaan PTT padi sawah. (cjr/8feb2011)
Penulis : Dandan Hendayana,SP

1 comment:

Link other site

Follower

Share it